Oleh indsmart
4 weeks ago
Indsmart.co, Sukabumi – Transformasi digital menjadi kunci utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan bisnis di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Melalui digitalisasi, UMKM diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, baik di tingkat lokal maupun internasional.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kini semakin gencar mendorong digitalisasi tersebut. Salah satunya melalui agenda sosialisasi yang digelar di Grand Permata Hijau Hotel, Jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi, pada Senin (29/6/2026).
Acara yang mengusung tema “Transformasi Digital UMKM Sukabumi: Inovasi, Adaptasi, dan Akselerasi” ini menyuguhkan berbagai materi penting yang disampaikan langsung oleh para praktisi digital marketing serta pelaku UMKM sukses. Kegiatan ini dihadiri oleh sedikitnya 100 peserta yang berasal dari wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, S.E., yang hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut, membagikan pengalamannya terkait pentingnya pemanfaatan teknologi digital bagi sektor usaha kecil.
“Digitalisasi ini sangat penting dan bisa membawa banyak dampak positif bagi UMKM. Seperti di Kabupaten Sukabumi, sudah ada salah satu UMKM yang berhasil go internasional berkat adopsi teknologi digital,” ujar Andreas dalam sambutannya.
Antusiasme tinggi juga ditunjukkan oleh para peserta yang hadir. Mereka menilai kegiatan ini memberikan ruang baru untuk berkembang dan membangun jaringan usaha.
“Saya merasa sangat senang dengan adanya sosialisasi ini. Wawasan dan relasi saya jadi bertambah. Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti di satu kali pertemuan saja, tetapi ada pertemuan-pertemuan lanjutan sebagai tindak lanjut dari sosialisasi hari ini,” ungkap Umaira, salah seorang peserta kepada Jurnalis Indsmart.co.
Senada dengan peserta, Rafi yang hadir sebagai salah satu pemateri menegaskan bahwa edukasi digital seperti ini harus diperbanyak dan diperluas jangkauannya agar masyarakat, khususnya pelaku UMKM, semakin melek digital.
Namun, ia juga menitipkan pesan agar pemerintah memberikan dukungan yang lebih konkret pasca-pelatihan.
“Tentu kegiatan seperti ini bagus untuk para pelaku UMKM. Saya berharap tidak hanya berhenti pada sosialisasi saja, melainkan ada tindak lanjut nyata seperti pemberian akses permodalan, pembukaan pasar yang lebih luas, serta akses kemudahan lainnya yang didukung penuh oleh pemerintah,” pungkas Rafi. (Rizal Fahrudin)