Turun ke Basis Petani Lengkong, GMNI Sukabumi Menghidupkan Pendidikan dan Budaya

IMG-20260604-WA0019

Indsmart.co, Sukabumi – Berangkat dari keyakinan bahwa rakyat adalah sumber kekuatan perubahan sosial, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi Raya menyelenggarakan kegiatan GMNI Youth Social Action di Basis Petani Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Sabtu (30/05/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Belajar Bersama Rakyat, Berjuang Untuk Rakyat” ini merupakan manifestasi nyata dari perjuangan kader GMNI dalam mengimplementasikan ajaran Marhaenisme di tengah kehidupan rakyat.

Bagi GMNI, rakyat bukanlah objek belas kasihan, melainkan subjek utama perjuangan. Oleh karena itu, kader GMNI hadir untuk menyatu dengan denyut kehidupan rakyat, belajar dari pengalaman mereka, serta bersama-sama membangun kesadaran kritis demi terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur.

Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi bersama Fraksi Rakyat, Aliansi Jurnalis Independen Biro Sukabumi, dan Serikat Petani Indonesia Sukabumi sebagai bentuk persatuan kekuatan progresif rakyat dalam memperjuangkan pendidikan, kebudayaan, demokrasi, dan keadilan sosial.

Berbagai kegiatan dilaksanakan sebagai sarana pendidikan rakyat dan pengorganisasian sosial, di antaranya pengenalan budaya dan permainan tradisional, melukis mimpi dan cita-cita bersama anak-anak, penanaman pohon, kelas hukum agraria, pelatihan jurnalistik warga, pemutaran film Pesta Babi, serta diskusi mimbar bebas yang menjadi ruang artikulasi gagasan dan pengalaman rakyat.

Bagi GMNI, pendidikan bukan sekadar proses transfer pengetahuan, melainkan alat pembebasan manusia dari ketertindasan, kebodohan, dan ketidakadilan. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membangun kesadaran kritis, memperkuat solidaritas sosial, serta menumbuhkan keberanian rakyat dalam memperjuangkan hak-haknya.

Melalui kegiatan ini, DPC GMNI Sukabumi Raya menegaskan kembali komitmennya untuk terus berada di garis perjuangan rakyat marhaen. serupa dengan ajaran Bung Karno, perjuangan pelajar tidak boleh terpisah dari perjuangan rakyat. Mahasiswa harus menjadi pelopor perubahan yang berpihak kepada kaum tertindas, kaum tani, buruh, nelayan, dan seluruh lapisan rakyat yang selama ini mengalami ketidakadilan struktural.

GMNI Youth Social Action bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari proses pengabdian dan pengorganisasian rakyat yang berkelanjutan.

“GMNI meyakini bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dibangun melalui persatuan kekuatan rakyat. Karena itu, kader GMNI harus senantiasa turun ke bawah, hidup bersama rakyat, memahami persoalan mereka, serta mengorganisir kekuatan rakyat untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang sejati: masyarakat adil dan makmur.

”Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat persatuan antara mahasiswa dan rakyat, mempererat solidaritas sosial, serta menanamkan nilai gotong royong sebagai watak asli bangsa Indonesia. Dari Basis Petani Lengkong, GMNI Sukabumi Raya kembali menegaskan bahwa perjuangan ideologis harus diwujudkan melalui kerja-kerja nyata yang menyentuh kebutuhan rakyat. (Red)

BeriTA TERKAIT

BeriTA terkini