Tragis! 6 Tahun Ibu Meti Tinggal di Toilet

Template foto Indsmart.co 2026

Indsmart.co, Kota Sukabumi — Seorang ibu rumah tangga bernama Meti (43) bersama dua orang anaknya terpaksa tinggal di dalam bangunan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) umum selama kurun waktu enam tahun terakhir.

Ibu dua anak tersebut menempati ruangan sempit berukuran 2×1 meter di MCK umum yang berlokasi di RT 003 RW 003 Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Di dalam ruangan yang lembap tersebut, ia menyimpan pakaian dan mengasuh kedua anak perempuannya yang masing-masing berusia 10 tahun dan 2 tahun.

Ketua RW 03 Kelurahan Dayeuhluhur, Saepulloh, mengonfirmasi kondisi warganya tersebut. Menurutnya, faktor ekonomi yang memburuk menjadi alasan utama Meti terpaksa menetap di fasilitas umum tersebut.

“Ibu Meti itu tidak lagi memiliki rumah. Sebelumnya dia mengontrak rumah, tapi karena keadaan ekonomi yang terus memburuk, dia pun terpaksa untuk tinggal di MCK ini,” kata Saepulloh kepada Indsmart.co.

Untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, Meti hanya mengandalkan pekerjaan serabutan yang tidak menentu, seperti jasa mencuci dan menyetrika pakaian tetangga. Pekerjaan tersebut hanya didapatkannya beberapa kali dalam sebulan, sehingga penghasilannya tidak pasti.

Meti mengaku, untuk urusan konsumsi, ia sangat terbantu oleh adanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta uluran tangan dari warga sekitar.

“Saya menempati MCK ini sudah lebih dari enam tahun karena saya memang benar-benar tidak mampu untuk memiliki tempat tinggal sendiri. Untuk kebutuhan sehari-hari pun saya selalu mengandalkan belas kasih dan perhatian tetangga,” tutur Meti.

Meski warga sekitar kerap memberikan bantuan berupa pangan dan kebutuhan pokok secara sukarela, keterbatasan ekonomi warga membuat mereka belum mampu menyediakan hunian yang layak bagi keluarga Meti.

Pihak pengurus lingkungan setempat berharap Pemerintah Kota Sukabumi segera mengambil langkah nyata untuk menindaklanjuti kasus ini.

“Kepada Pemerintah Kota Sukabumi, kami berharap dapat memberikan perhatian yang serius terhadap kondisi warganya. Semoga ada langkah nyata agar Ibu Meti memperoleh tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak huni sebagai bagian dari hak dasar setiap warga negara,” ujar Saepulloh menambahkan. (Rizal Fahrudin)

BeriTA TERKAIT

BeriTA terkini