DPRD Siapkan PT SEBUMI Jadi BUMD Multi Bisnis

Penyerahan dokumen Pansus PD Waluya oleh DPRD Kota Sukabumi. Foto: Istimewa
Penyerahan dokumen Pansus PD Waluya oleh DPRD Kota Sukabumi. Foto: Istimewa

Indsmart.co, Sukabumi – DPRD Kota Sukabumi menyiapkan transformasi PD Waluya menjadi PT SEBUMI atau Perseroda Sebumi sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) multi bisnis yang mampu mengelola berbagai sektor strategis dan meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Perubahan status perusahaan daerah tersebut dibahas melalui Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Sukabumi sebagai tindak lanjut penyesuaian regulasi nasional terkait pengelolaan BUMD. DPRD menilai transformasi itu menjadi momentum penting untuk memperluas ruang usaha perusahaan daerah agar lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi.

Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto, mengatakan PT SEBUMI nantinya tidak hanya bergerak pada satu bidang usaha, tetapi diproyeksikan menjadi perusahaan daerah multi sektor yang mampu menangkap peluang ekonomi baru.

“BUMD harus mampu berkembang mengikuti kebutuhan zaman. Karena itu PT SEBUMI disiapkan lebih fleksibel agar dapat mengelola berbagai peluang usaha strategis yang potensial menghasilkan pendapatan bagi daerah,” ujarnya kepada wartawan, Senin (18/5/2026).

Beberapa sektor usaha yang dipersiapkan meliputi perdagangan kesehatan, pengelolaan pasar, parkir offstreet, pariwisata, properti, energi alternatif, jasa ketenagakerjaan, hingga jasa usaha lainnya.

Menurut DPRD, model usaha multi bisnis diperlukan agar perusahaan daerah memiliki sumber pendapatan yang lebih luas sekaligus mampu memperkuat daya saing di tengah dinamika ekonomi modern.

Selain memperluas sektor usaha, DPRD juga mendorong penguatan modal perusahaan melalui optimalisasi aset pemerintah daerah yang memiliki nilai ekonomi. Langkah tersebut dinilai penting agar PT SEBUMI memiliki fondasi bisnis yang kuat dalam menjalankan ekspansi usaha.

Saat ini modal dasar perusahaan mencapai Rp30 miliar, sementara investasi pemerintah daerah ke PD Waluya sejak era 1970-an hingga kini baru sekitar Rp7,5 miliar.

“Potensi aset daerah harus dimanfaatkan secara produktif. DPRD ingin BUMD ke depan benar-benar menjadi penggerak ekonomi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun pemerintah daerah,” kata Raden Koesoemo.

Transformasi menuju PT SEBUMI juga diharapkan menjadi langkah pembenahan tata kelola perusahaan daerah agar lebih profesional, transparan, dan mampu bersaing secara sehat dalam dunia usaha. (RED)

BeriTA TERKAIT

BeriTA terkini