Oleh indsmart
5 days ago
Indsmart.co, Sukabumi – Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, mendorong optimalisasi program padat karya Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan jalan lingkungan di Kampung Cirawa, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.
Berkat kolaborasi program pemerintah dan swadaya warga, jalan lingkungan yang semula direncanakan sepanjang 170 meter melalui bantuan pemerintah berhasil diperpanjang menjadi 270 meter.
Zainul meresmikan jalan tersebut dengan didampingi Tenaga Ahli Samsul Hidayat, Kepala Desa Nyalindung Asep Supriadi, serta sesepuh dan tokoh masyarakat setempat.
Menurut Zainul, pembangunan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan mitra Komisi IX DPR RI yaitu Kementerian Ketenagakerjaan melalui program padat karya.
“Jalan sepanjang 270 meter ini hasil program pemerintah bersama gotong royong warga Kampung Cirawa, Nyalindung. Bantuan pemerintah mencakup 170 meter, tetapi dengan bantuan masyarakat dan semangat gotong royong, panjangnya bertambah menjadi 270 meter,” ujar Zainul.
Ia menilai, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam memaksimalkan manfaat program pemerintah. Dukungan warga tidak hanya memperluas pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas infrastruktur di lingkungannya.
Program padat karya sendiri merupakan salah satu pendekatan pembangunan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Selain mendukung pembangunan fasilitas umum, program ini juga diarahkan untuk memberikan kesempatan kerja dan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat sesuai mekanisme pelaksanaannya.
Bagi Komisi IX DPR RI yang memiliki ruang lingkup pengawasan di bidang ketenagakerjaan, pelaksanaan program seperti ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara kebijakan pemerintah pusat dan kebutuhan masyarakat di daerah.
Pembangunan jalan lingkungan di Kampung Cirawa menunjukkan bahwa dukungan pemerintah dapat memberikan hasil lebih luas ketika disertai partisipasi masyarakat. Tambahan 100 meter jalan dari kontribusi warga menjadi bukti bahwa gotong royong masih memiliki peran penting dalam pembangunan desa.
Ke depan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat agar program pembangunan tidak berhenti pada penyerapan anggaran, tetapi benar-benar menghasilkan manfaat yang dirasakan langsung oleh warga. (RED)