Hari HAM Jadi Alarm Sosial DPRD Sukabumi Soal Keadilan dan Kesetaraan

Screenshot_2025-03-07-23-20-51-54_439a3fec0400f8974d35eed09a31f914

Indsmart.co, Sukabumi – Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) dimaknai DPRD Kabupaten Sukabumi sebagai alarm sosial untuk mengingatkan seluruh pemangku kepentingan akan pentingnya keadilan dan kesetaraan dalam kehidupan bermasyarakat. Momentum yang diperingati pada Rabu (10/12) ini dinilai bukan sekadar agenda seremonial, melainkan refleksi atas komitmen bersama dalam menjunjung martabat manusia.

Mengusung tema “Hak Asasi Manusia, Kebutuhan Esensial Kita Sehari-hari”, DPRD menegaskan bahwa pemenuhan HAM harus dirasakan secara nyata oleh masyarakat, terutama dalam bentuk rasa aman, perlakuan yang adil, serta kesempatan yang setara bagi setiap warga tanpa diskriminasi.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menekankan bahwa peringatan Hari HAM seharusnya menjadi pengingat keras bagi semua pihak agar nilai-nilai kemanusiaan benar-benar diimplementasikan, baik dalam kebijakan publik maupun dalam relasi sosial sehari-hari.

“HAM bukan hanya urusan negara atau pemerintah semata. Ia hadir dalam tindakan kecil kita sehari-hari, dari cara melayani masyarakat hingga bagaimana kita menghargai perbedaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengabaian terhadap prinsip HAM berpotensi memicu ketimpangan sosial serta merusak rasa keadilan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, DPRD Kabupaten Sukabumi berkomitmen memperkuat fungsi legislasi dan pengawasan agar setiap kebijakan daerah sejalan dengan prinsip keadilan dan kesetaraan.

DPRD juga mengajak masyarakat untuk tidak bersikap pasif dalam isu HAM. Kesadaran kolektif, menurutnya, menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman, inklusif, dan berperikemanusiaan.

Melalui peringatan Hari HAM ini, DPRD berharap pembangunan di Kabupaten Sukabumi tidak hanya berfokus pada capaian fisik dan ekonomi, tetapi juga memastikan perlindungan hak-hak dasar warga sebagai fondasi utama terwujudnya daerah yang berkeadilan dan setara.

Editor : Redaksi

BeriTA TERKAIT

BeriTA terkini