Oleh indsmart
6 months ago
Indsmart.co, Sukabumi – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan dukungannya terhadap upaya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam meningkatkan kesadaran membayar pajak. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara Gerakan Sadar Membayar Pajak dan Retribusi melalui Pelayanan Masyarakat Terpadu (Gebyar Sipenyu) di GOR Venue Tinju Palabuhanratu, Senin (1/9/2025).
Budi mengapresiasi inovasi Bapenda yang meluncurkan aplikasi pembayaran pajak untuk mempermudah masyarakat. Ia menilai langkah tersebut akan berkontribusi besar pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Pajak yang dibayarkan masyarakat harus kembali dalam bentuk program kesejahteraan. Aplikasi ini kami harap mampu mendorong partisipasi lebih luas sehingga PAD Sukabumi semakin kuat,” ujar Budi.
Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan bahwa Gebyar Sipenyu merupakan inovasi strategis untuk memperkuat sumber pendapatan daerah. “Optimalisasi pajak dan retribusi sangat penting untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik. Program ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan partisipasi masyarakat,” kata Asep.
Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri Subandi, menambahkan bahwa Gebyar Sipenyu bukan hanya sekadar sosialisasi, tetapi simbol kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia juga menyampaikan rencana pemberian keringanan pajak, termasuk pembebasan pajak bagi masyarakat miskin pada 2026.
“Kami ingin menghadirkan sistem pajak yang adil sekaligus mendorong kepatuhan, agar pembangunan daerah bisa lebih merata,” ungkap Herdy.
Dalam kegiatan ini, Bapenda meluncurkan logo baru sekaligus menyerahkan penghargaan pajak daerah. Selain itu, 10 unit sepeda motor dan 10 paket umrah diberikan melalui undian kepada kepala desa, kepala dusun, dan wajib pajak patuh.
Acara ditutup dengan deklarasi damai yang dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi bersama Forkopimda dan seluruh peserta.
Editors : Alan