Oleh indsmart
6 months ago
Indsmart.co, BEIJING – Sebuah momen tak terduga terjadi saat Presiden Rusia Vladimir Putin berjalan berdampingan dengan Presiden China Xi Jinping pada Rabu (3/9). Mikrofon yang bocor menangkap percakapan mereka mengenai transplantasi organ dan kemungkinan manusia bisa hidup abadi. Rekaman itu, yang disiarkan televisi pemerintah China, kini viral di seluruh dunia.
Insiden ini terjadi ketika Putin dan Xi berjalan bersama pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di depan delegasi berisi lebih dari dua lusin kepala negara. Mereka hadir untuk menyaksikan parade militer besar-besaran di Beijing yang menandai peringatan 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II.
Liputan langsung dari stasiun pemerintah CCTV yang diteruskan ke CGTN, AP, dan Reuters, mencatat perhatian publik luar biasa. Administrasi radio dan televisi China menyebut siaran CCTV tersebut telah ditonton 1,9 miliar kali secara daring dan lebih dari 400 juta kali di televisi.
Dalam rekaman, penerjemah Putin terdengar mengatakan dalam bahasa Mandarin, “Bioteknologi terus berkembang… Organ manusia dapat ditransplantasikan secara terus-menerus. Semakin lama Anda hidup, semakin muda Anda, bahkan bisa mencapai keabadian.”
Xi Jinping terdengar menanggapi, “Beberapa orang memperkirakan bahwa pada abad ini manusia dapat hidup hingga 150 tahun.” Sementara itu, Kim Jong-un yang berjalan di samping mereka tampak tersenyum, meski tidak jelas apakah ia mendengar terjemahan penuh percakapan tersebut.
Putin sendiri tidak terdengar jelas berbicara dalam bahasa Rusia. Baik pemerintah Rusia maupun Kementerian Luar Negeri China belum menanggapi permintaan komentar terkait isi percakapan tersebut. CCTV juga enggan memberi keterangan lebih lanjut kepada Reuters, Kamis (4/9/2025).
Setelah percakapan bocor itu, kamera beralih menyorot pemandangan Lapangan Tiananmen, dan audio menghilang selama lebih dari 30 detik. Saat muncul kembali, Putin, Xi, dan Kim terlihat menaiki tangga menuju panggung utama parade.
Dalam pidatonya dihadapan lebih dari 50.000 penonton, Xi Jinping menegaskan dunia kini menghadapi pilihan besar: “damai atau perang.” Ia juga memamerkan kekuatan militer China, termasuk rudal hipersonik dan drone angkatan laut.
Kunjungan Putin ke China berlangsung sejak Minggu, dalam rangka menghadiri KTT yang diikuti lebih dari 20 pemimpin negara non-Barat, termasuk Perdana Menteri India Narendra Modi. Dalam pertemuan bilateral, Putin dan Xi menandatangani lebih dari 20 kesepakatan strategis, mulai dari energi, kecerdasan buatan, hingga pembangunan jaringan pipa gas baru menuju China. Namun, detail teknis mengenai pendanaan maupun harga gas belum diumumkan. (**)