Oleh indsmart
7 months ago
Indsmart.co, Sukabumi – Pemerintah Kota Sukabumi menggelar rapat strategis di ruang operasional Setda (Oproom Setda), Jumat (11/7/2025), yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki dan didampingi Wakil Wali Kota Bobby Maulana. Rapat ini dihadiri oleh Sekda Kota Sukabumi Andang Tjahjandi, para Asisten Daerah, Staf Ahli, serta perwakilan dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.
Agenda utama rapat ini adalah menyikapi dan menindaklanjuti lima persoalan besar yang dinilai sangat mendesak dan strategis dalam proses pembangunan Kota Sukabumi ke depan.
Lima Persoalan Prioritas
Dalam arahannya, Wali Kota Ayep Zaki mengungkapkan bahwa terdapat lima isu utama yang harus segera ditangani secara serius, yakni:
“Kalau lima persoalan ini tidak segera ditangani secara terstruktur, maka kita akan menghadapi masalah serius dalam pelayanan publik dan keberlanjutan pembangunan,” tegas Ayep Zaki.
Wakil Wali Kota Bobby Maulana menegaskan bahwa seluruh OPD terkait harus bergerak cepat menindaklanjuti arahan wali kota. Ia menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi dampak positif dari pembukaan Tol Bocimi Sesi 3 dalam waktu dekat.
“Kita tidak bisa berjalan lambat. Investor akan datang, dan kita harus siap menyambut. Ini soal keberanian dan kesiapan mental pelayanan,” ujar Bobby.
Ia juga mengungkapkan adanya keluhan warga yang mengadukan masalah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) ke rumah dinasnya. Menyikapi hal itu, ia meminta agar segera dilakukan kajian teknis yang matang dan sosialisasi yang memadai kepada publik.
Baik wali kota maupun wakil wali kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen mewujudkan sistem pemerintahan yang responsif, efisien, dan berorientasi pada hasil.
“Jangan sampai rencana besar yang sudah kita susun dengan matang justru gagal karena kurangnya keberanian dan sinergi,” tandas Bobby.
Rapat strategis ini menjadi titik awal untuk menyusun langkah-langkah konkret dalam menyelesaikan berbagai persoalan krusial. Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan percepatan penyelesaian kelima isu tersebut sebagai bagian dari komitmen menuju Kota Sukabumi Bercahaya sebuah kota yang sehat, berkembang, dan ramah investasi.