Oleh indsmart
6 months ago
Indsmart.co – Bendera Merah Putih bukan sekadar kain dua warna. Ia adalah lambang perjuangan, harapan, dan semangat persatuan rakyat Indonesia. Di balik kibaran yang anggun setiap 17 Agustus, terdapat sejarah panjang yang mengakar kuat dalam budaya dan perjuangan bangsa. Mari kita telusuri bagaimana bendera ini lahir dan menjadi simbol negara Indonesia.
Warna merah dan putih bukan hal baru dalam sejarah nusantara. Kombinasi ini telah digunakan sejak zaman kerajaan-kerajaan kuno. Salah satu yang paling terkenal adalah Bukan hanya Majapahit, warna merah putih juga ditemukan dalam simbol-simbol kerajaan lain seperti Kerajaan Kediri, Kerajaan Bugis Bone, bahkan dalam ritual adat di berbagai daerah seperti Bali dan Sumatra. Warna merah melambangkan keberanian dan kekuatan, sementara putih menyimbolkan kesucian dan ketulusan.
Ketika semangat kebangsaan mulai bangkit di awal abad ke-20, para pejuang kemerdekaan kembali menghidupkan makna merah putih sebagai simbol perjuangan melawan penjajahan. Pada Kongres Pemuda II tahun 1928, yang juga melahirkan Sumpah Pemuda, para pemuda Indonesia sudah menjadikan bendera merah putih sebagai simbol identitas nasional.
Bendera ini dijahit sendiri oleh para pejuang, digunakan dalam rapat-rapat rahasia, dan dikibarkan diam-diam sebagai bentuk perlawanan terhadap kolonialisme Belanda dan Jepang. Momen bersejarah terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945, ketika Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta. Pada saat itu, Fatmawati Soekarno menjahit sendiri bendera Merah Putih yang kemudian dikibarkan untuk pertama kalinya sebagai bendera resmi Republik Indonesia.
Bendera asli jahitan Fatmawati kini disimpan dengan penuh kehormatan dan hanya dikeluarkan pada acara kenegaraan tertentu sebagai bentuk penghormatan atas sejarahnya. Lebih dari sekadar simbol, bendera Merah Putih mewakili semangat juang rakyat Indonesia. Merah adalah keberanian rakyat dalam menghadapi penjajahan dan segala bentuk ketidakadilan. Putih adalah ketulusan hati dan cita-cita luhur bangsa untuk merdeka dan hidup dalam keadilan dan damai.
Kini, setiap tahunnya, masyarakat dari berbagai pelosok negeri mengibarkan Merah Putih di depan rumah, sekolah, kantor, bahkan di puncak-puncak gunung dan dasar laut. Semua demi mengenang jasa para pahlawan dan merayakan kemerdekaan yang diraih dengan darah dan air mata.
Sejarah bendera Merah Putih adalah cermin perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan dan menjaga persatuan. Ia bukan hanya simbol negara, tetapi juga pengingat bahwa kemerdekaan tidak datang begitu saja—ia diperjuangkan, dijaga, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Maka, ketika kita melihat bendera Merah Putih berkibar, ingatlah: di balik setiap helai kainnya, ada cerita tentang kita—rakyat Indonesia.