Oleh indsmart
6 months ago
Indsmart.co, Sukabumi – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan pentingnya doa kolektif sebagai penguat ikhtiar pembangunan daerah. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri Istighosah Kubro di Masjid Agung Palabuhanratu, Kamis (4/9), yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi.
Acara doa bersama ini melibatkan ribuan masyarakat lintas elemen, mulai dari Forkopimda, perangkat daerah, alim ulama, tokoh pemuda hingga pelajar. Budi menilai, momentum istighosah bukan sekadar tradisi keagamaan, melainkan refleksi atas kerja bersama menjaga Sukabumi tetap kondusif.
“Sebagai manusia kita wajib berikhtiar, tapi juga tidak boleh meninggalkan doa. Inilah upaya bersama agar Kabupaten Sukabumi tetap aman, damai, dan tentram,” kata Budi.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah, melainkan juga pada dukungan moral dan spiritual masyarakat. Ia berharap doa yang dipanjatkan dapat memperkuat soliditas antarwarga sekaligus memberi energi positif bagi arah pembangunan Sukabumi.
“Harapannya, doa yang kita panjatkan diijabah Allah SWT. Dengan begitu, cita-cita untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera bisa tercapai,” imbuhnya.
Istighosah Kubro ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Sukabumi yang ke-155. Namun lebih dari itu, kegiatan ini dipandang sebagai simbol kohesi sosial masyarakat Sukabumi dalam menghadapi tantangan zaman, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun keamanan daerah.
Editors : Alan