Rumah Nenek Oob di Sagaranten Sukabumi Ludes Terbakar, Butuh Bantuan Mendesak

Rumah panggung terbakar habis di Kampung Cibalengbeng, Desa  Cibaregbeg Kecamatan Sagaranten 
Kabupaten Sukabumi. Jum'at (11/07). l Foto: Istimewa
Rumah panggung terbakar habis di Kampung Cibalengbeng, Desa Cibaregbeg Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi. Jum'at (11/07). l Foto: Istimewa

Indsmart.co, Sukabumi Nasib nahas menimpa seorang nenek berusia 70 tahun, Oob, warga Kampung Cibalengbeng, RT 01 RW 03, Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Rumah panggung miliknya ludes terbakar pada Jumat (11/7/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Camat Sagaranten, Ridwan Agus Mulyawan, menyampaikan bahwa saat kejadian, Oob sedang berada di luar rumah. Ia baru mengetahui peristiwa tersebut setelah kembali dan mendapati rumahnya sudah dilalap api.

“Waktu kejadian Ibu Oob lagi di luar rumah. Ketika Ibu Oob pulang, rumah sudah terbakar,” ujar Ridwan dalam laporan tertulis.

Dugaan sementara, api berasal dari tungku api tradisional di rumah tersebut. Kebakaran tersebut menghanguskan seluruh bangunan rumah berukuran 6 x 5 meter, termasuk harta benda berharga milik korban.

“Rumah terbakar habis. Barang yang terbakar ada padi 600 kilogram, Kartu Keluarga, KTP, uang Rp1,5 juta, emas 4 gram, dan pakaian,” lanjut Ridwan.

Kini, Oob yang berstatus janda dan tinggal seorang diri, harus mengungsi ke rumah kerabatnya. Ia membutuhkan bantuan mendesak berupa bahan makanan, pakaian, dan material bangunan untuk membangun kembali tempat tinggalnya.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (P2BK) Kecamatan Sagaranten telah bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama perangkat desa, pihak kecamatan, Koramil, Polsek, serta Damkar dan Kasi Trantib. Tim gabungan langsung melakukan asesmen ke lokasi kejadian dan memberi himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran rumah, terutama dari tungku api.

“Kebutuhan mendesak seperti bahan material untuk membangun rumah, sembako, dan pakaian sangat diperlukan,” kata Ridwan.

Cuaca saat kejadian dilaporkan dalam kondisi cerah. Sementara estimasi total kerugian akibat peristiwa ini masih dalam proses perhitungan.

 

BeriTA TERKAIT

BeriTA terkini