RKPD 2026: Arah Baru Pembangunan Kota Sukabumi

1000323256

PEMERINTAHAN – Pemerintah Kota Sukabumi terus menguatkan sinergi dalam perencanaan pembangunan daerah. Hal ini tergambar dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Sukabumi Tahun 2026 yang digelar di Hotel Balcony, Kamis (30/1/2025). Acara ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi terpilih Ayep Zaki dan Boby Maulana, Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda, serta para pemangku kebijakan lainnya.

 

Forum ini menjadi ajang strategis dalam menyelaraskan visi pembangunan Kota Sukabumi, terutama dengan adanya transisi kepemimpinan menjelang 2026. Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menegaskan bahwa usulan program dari berbagai perangkat daerah harus benar-benar terarah dan mendukung agenda pembangunan yang telah disusun.

 

“Setelah tahapan musrenbang di tingkat kelurahan dan kecamatan, kini forum RKPD menjadi wadah penyempurnaan usulan perangkat daerah. Selanjutnya, forum SKPD akan memastikan RKPD 2026 tersusun secara matang,” ujar Kusmana.

Forum konsultasi publik rancangan awal RKPD 2026 Kota Sukabumi. | Foto: KDP

Kusmana menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam membangun Sukabumi. Ia juga menyoroti perlunya menjaga etika birokrasi, dengan prinsip “kalau tajam tidak menyakiti, kalau cepat tidak mendahului, dan kalau pintar tidak menggurui.” Selain itu, Kusmana menyampaikan bahwa salah satu keberhasilan pembangunan yang harus terus dijaga adalah penurunan angka stunting yang telah turun dari 26,9 persen menjadi 14 persen.

 

Tak hanya berbicara tentang capaian, Kusmana juga menegaskan bahwa usulan program harus realistis dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ia meminta agar perangkat daerah menghindari pengulangan usulan yang bersifat seremonial dan lebih fokus pada implementasi program unggulan di tingkat pusat, provinsi, maupun kota.

 

Visi Wali Kota Terpilih: Sukabumi Bersatu untuk Indonesia

 

Dalam forum tersebut, Wali Kota Sukabumi terpilih, Ayep Zaki, turut memberikan pandangannya mengenai arah pembangunan ke depan. Dengan tagline “Dari Sukabumi untuk Indonesia”, ia menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menjalankan pemerintahan.

 

“Saya adalah produk demokrasi dari sistem multipartai, tetapi yang lebih penting dari itu adalah bagaimana kita menjaga persatuan. Jika kita mampu menyatukan semua elemen di Sukabumi, maka kita akan lebih kuat daripada politik Barat maupun Timur,” kata Ayep Zaki dengan optimisme.

 

Dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, Ayep Zaki berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan seluruh SKPD. Ia juga telah melakukan silaturahmi keliling sejak awal Januari 2025 untuk merancang milestone peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan berlanjut hingga 2026.

 

Dengan perencanaan matang dan sinergi yang solid antara pemangku kepentingan, RKPD 2026 diharapkan dapat menjadi landasan kuat bagi kemajuan Sukabumi. Pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, transparansi birokrasi, serta inovasi dalam peningkatan PAD menjadi kunci utama dalam membawa Sukabumi ke arah yang lebih baik.

 

Editor: Alan

BeriTA TERKAIT

BeriTA terkini